Kamis, 08 Januari 2015

Hak Asasi Manusia di Indonesia


Hak Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal dilahirkan yang berlaku seumur hidup. Sebagai warga negara yang baik kita harus menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan. Hak asasi manusia (HAM) di Indonesia menurut saya masih lemah
Di Indonesia tercatat banyak sekali kasus yang menyangkut HAM. Contoh kasus pelanggaran HAM di Indonesia seperti, penembakan mahasiswa trisakti, Pembunuhan aktivis buruh wanita yang bernama marsinah dan masih bayak lagi.
          Yang paling sering terjadi belakangan ini adalah kasus pelanggaran HAM terhadap tenaga kerja Indonesia. Tenaga kerja Indonesia bekerja di Negara lain memiliki peranan yang sangat penting dalam aktivitas perekonomian nasional yaitu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Penempatan tenaga kerja di luar negeri, sering dimanfaatkan oleh calo tenaga kerja yang bermaksud menguntungkan diri nya sendiri. Yang sering mengakibatkan calon tenaga kerja menjadi korban dengan janji kemudahan untuk dapat bekerja disana, mereka melanggar ketentuan pemerintah dan akhirnya sering muncul kasus tenaga kerja Indonesia illegal.
Pada saat tenaga kerja ditempatkan disana persoalan tenaga kerja Indonesia, mengakibatkan permasalahan yang cukup memprihatinkan. Hal ini menunjukan bahwa apabila penyelesaian tenaga kerja diserahkan pada posisi tawar-menawar maka pihak tenaga kerja akan berada pada posisi yang lemah. Misalnya kasus kematian yang tidak wajar, kasus penganiayaan, kasus pelecehan hingga mengakibatkan adanya rencana pihak Indonesia untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja keluar negeri karena sepertinya pengiriman tenaga kerja keluar negeri akan ada berbagai macam kendala.
Pendapat saya jika kita melihat pada UUD 1945 pasal 28 ayat 1 yang berbunyi “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.” Ini adalah contoh pasal yang paling sering dilanggar baik berupa bentuk penyiksaaan ataupun pembunuhan. Dan menurut saya pasal tersebut paling penting untuk menjamin perlindungan setiap warga Negara Indonesia, Karena apabila pasal tersebut pelaksanaannya baik dan serta tidak adanya perbedaan setiap manusia di mata hukum maka penduduk Indonesia akan lebih merasa aman dan nyaman.
Dari kasus yang berkaitan dengan pasal diatas saya berpendapat bahwa hal yang paling penting untung menghilangkan pelanggaran tersebut adalah rasa saling menghormati antar mausia. Selain itu kita  harus menyamakan semua kedudukan manusia sehingga tidak membedakan suku, agama, dan ras. Dan juga pelaksanaan penegakan hukum akan jauh lebih baik jika diperbaiki sehingga pelanggaran tersebut bisa diminimalisir. Para pelaku penegak hukum akan bisa memberikan hukuman sehingga memberikan efek jera bagi orang yang melanggar.
Pelanggaran HAM tidak saja dapat dilakukan oleh negara (pemerintah), tetapi juga oleh suatu kelompok, golongan, ataupun individu terhadap kelompok, golongan, atau individu lainnya. Selama ini perhatian lebih banyak difokuskan pada pelanggaran HAM yang dilakukan oleh negara, sedangkan pelanggaran HAM oleh warga sipil mungkin jauh lebih banyak, tetapi kurang mendapatkan perhatian.


Oleh sebab itu perlu ada kebijakan tegas yang mampu menjamin HAM di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan negara.
2. Menegakkan hukum secara adil, konsekuen, dan tidak diskriminatif.
3. Meningkatkan kerja sama yang harmonis antar kelompok atau golongan dalam masyarakat agar mampu saling memahami dan menghormati keyakinan dan pendapat masing-masing.
4. Memperkuat dan melakukan konsolidasi demokrasi.

Source:





Tidak ada komentar:

Posting Komentar