Hak
Asasi Manusia adalah hak yang melekat pada diri setiap manusia sejak awal
dilahirkan yang berlaku seumur hidup. Sebagai warga negara yang baik kita harus
menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia tanpa membeda-bedakan. Hak asasi
manusia (HAM) di Indonesia menurut saya masih lemah
Di
Indonesia tercatat banyak sekali kasus yang menyangkut HAM. Contoh kasus
pelanggaran HAM di Indonesia seperti, penembakan mahasiswa trisakti, Pembunuhan
aktivis buruh wanita yang bernama marsinah dan masih bayak lagi.
Yang
paling sering terjadi belakangan ini adalah kasus pelanggaran HAM terhadap tenaga
kerja Indonesia. Tenaga kerja Indonesia bekerja di Negara lain memiliki peranan
yang sangat penting dalam aktivitas perekonomian nasional yaitu meningkatkan
produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Penempatan
tenaga kerja di luar negeri, sering dimanfaatkan oleh calo tenaga
kerja yang bermaksud menguntungkan diri nya sendiri. Yang sering mengakibatkan
calon tenaga kerja menjadi korban dengan janji kemudahan untuk dapat
bekerja disana, mereka melanggar ketentuan pemerintah dan akhirnya
sering muncul kasus tenaga kerja Indonesia illegal.
Pada
saat tenaga kerja ditempatkan disana persoalan tenaga kerja
Indonesia, mengakibatkan permasalahan yang cukup memprihatinkan. Hal
ini menunjukan bahwa apabila penyelesaian tenaga kerja diserahkan
pada posisi tawar-menawar maka pihak tenaga kerja akan berada
pada posisi yang lemah. Misalnya kasus kematian yang tidak wajar,
kasus penganiayaan, kasus pelecehan hingga mengakibatkan adanya
rencana pihak Indonesia untuk menghentikan
pengiriman tenaga kerja keluar negeri karena sepertinya
pengiriman tenaga kerja keluar negeri akan ada berbagai macam
kendala.
Pendapat
saya jika kita melihat pada UUD 1945 pasal 28 ayat 1 yang berbunyi “Setiap
orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.” Ini
adalah contoh pasal yang paling sering dilanggar baik berupa bentuk penyiksaaan
ataupun pembunuhan. Dan menurut saya pasal tersebut paling penting untuk
menjamin perlindungan setiap warga Negara Indonesia, Karena apabila pasal
tersebut pelaksanaannya baik dan serta tidak adanya perbedaan setiap manusia di
mata hukum maka penduduk Indonesia akan lebih merasa aman dan nyaman.
Dari
kasus yang berkaitan dengan pasal diatas saya berpendapat bahwa hal yang paling
penting untung menghilangkan pelanggaran tersebut adalah rasa saling
menghormati antar mausia. Selain itu kita harus menyamakan semua
kedudukan manusia sehingga tidak membedakan suku, agama, dan ras. Dan juga
pelaksanaan penegakan hukum akan jauh lebih baik jika diperbaiki sehingga
pelanggaran tersebut bisa diminimalisir. Para pelaku penegak hukum akan bisa
memberikan hukuman sehingga memberikan efek jera bagi orang yang melanggar.
Pelanggaran
HAM tidak saja dapat dilakukan oleh negara (pemerintah), tetapi juga oleh suatu
kelompok, golongan, ataupun individu terhadap kelompok, golongan, atau individu
lainnya. Selama ini perhatian lebih banyak difokuskan pada pelanggaran HAM yang
dilakukan oleh negara, sedangkan pelanggaran HAM oleh warga sipil mungkin jauh
lebih banyak, tetapi kurang mendapatkan perhatian.
Oleh
sebab itu perlu ada kebijakan tegas yang mampu menjamin HAM di Indonesia. Hal
ini perlu dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan negara.
2. Menegakkan hukum secara adil, konsekuen, dan tidak diskriminatif.
3. Meningkatkan kerja sama yang harmonis antar kelompok atau golongan dalam masyarakat agar mampu saling memahami dan menghormati keyakinan dan pendapat masing-masing.
4. Memperkuat dan melakukan konsolidasi demokrasi.
1. Meningkatkan profesionalisme lembaga keamanan dan pertahanan negara.
2. Menegakkan hukum secara adil, konsekuen, dan tidak diskriminatif.
3. Meningkatkan kerja sama yang harmonis antar kelompok atau golongan dalam masyarakat agar mampu saling memahami dan menghormati keyakinan dan pendapat masing-masing.
4. Memperkuat dan melakukan konsolidasi demokrasi.
Source: