Selasa, 26 September 2017

Audit Sistem Teknologi Informasi

A. Pengertian
             Audit teknologi informasi  adalah proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien 
         Dan menurut wikipedia, Audit teknologi informasi adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini bisa berjalan bersama audit finansial dan audit internal, atau juga bisa dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenisnya. 


B. Sejarah
        Sejarah Awal Audit Sistem Teknologi Informasi
  • Di Amerika
    • Univac.
    • Komputer yang digunakan untuk sensus.
    • 1959, komputer digunakan untuk pembukuan.
    • IBM360, mainframe untuk kebutuhan akuntansi.
    • Muncul istilah audit arround computer. EEDPAA – electronic data processing auditors association lahir tahun 1969.
      • Mengeluarkan control objective (sejak tahun 1994 disebut CobIT).
      • Dianggap sebagai international set of generally accepted IT control objectives for day-to day use by business managers, users of it and IS auditors.


 C. Jenis 


1. Sistem dan aplikasi.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem dan aplikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi, berdayaguna, dan memiliki kontrol yang cukup baik untuk menjamin keabsahan, kehandalan, tepat waktu, dan keamanan pada input, proses, output pada semua tingkat kegiatan sistem.
2. Fasilitas pemrosesan informasi.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah fasilitas pemrosesan terkendali untuk menjamin ketepatan waktu, ketelitian, dan pemrosesan aplikasi yang efisien dalam keadaan normal dan buruk.
3. Pengembangan sistem.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah sistem yang dikembangkan mencakup kebutuhan obyektif organisasi.
4. Arsitektur perusahaan dan manajemen TI.
Audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah manajemen TI dapat mengembangkan struktur organisasi dan prosedur yang menjamin kontrol dan lingkungan yang berdaya guna untuk pemrosesan informasi.
5. Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet.
Suatu audit yang berfungsi untuk memeriksa apakah kontrol-kontrol berfungsi pada client, server, dan jaringan yang menghubungkan client dan server.


D. Kesimpulan

     Audit teknologi informasi adalah suatu proses pengawasan, pengendalian dan pengevaluasian terhadap suatu teknologi yang bertujuan untuk memeriksa apakah system telah berjalan dengan seharusnya. Dan juga audit teknologi informasi memili 5 jenis yaitu: system dan aplikasi, fasilitas pemrosesan informasi, pengembangan system, Arsitektur perusahaan dan manajemen TI, dan juga Client/Server, telekomunikasi, intranet, dan ekstranet.


source: